PASANG IKLAN
(type float)
Pengobatan Tradisional

Penyakit Menular Seksual HIV AIDS

Penyakit Menular Seksual HIV AIDS adalah penyakit yang sangat menakutkan. Sekali anda terinfeksi penyakit ini, maka kekebalan tubuh Anda akan menurun. Sebab Penyakit Menular Seksual HIV AIDS menyerang sistem imun penderitanya.

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit Menular Seksual HIV AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh kita. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh tersebut membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun dan berdampak sangat buruk bagi penderitanya.

Penyakit Menular Seksual HIV AIDS menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan dan berperan penting  untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, tubuh kita akan menjadi lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski hanya terkena penyakit ringan seperti influenza atau pilek biasa.

Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan Penyakit Menular Seksual HIV AIDS atau HIV positif yang mematikan. Sebelum virus HIV berubah menjadi semakin parah sampai menjadi AIDS sebaiknya segera di tangani.

Cara Penularan Penyakit Menular Seksual HIV AIDS

Adapun cara penularan  Penyakit Menular Seksual HIV AIDS adalah sebagai berikut:

  • Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV pada kulit yang terluka, jarum suntik.
  • Melalui cairan vagina pada wanita. misalnya ; wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks.
  • Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita HIV+, Pria meminum susu ASI pasangannya.
  • Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex.
  • Melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan/bergonta-ganti pasangan (resiko terkena Penyakit Menular Seksual HIV AIDS lebih besar)

Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita penyakit HIV positif antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat serta Urine (Air seni atau air kencing).

Tanda dan Gejala Penyakit Menular Seksual HIV AIDS

Seseorang yang terkena Penyakit Menular Seksual HIV AIDS pada umumnya tidak memberikan tanda-tanda dan gejala yang khas, penderita paling hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena Penyakit Menular Seksual HIV AIDS akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang terus berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani uji antibodi HIV terutama jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena Penyakit Menular Seksual HIV AIDS,seperti melakukan hubungan badan dengan banyak pasangan.

Adapun beberapa tanda dan gejala yang tampak pada penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :

1. Saluran Pencernaan. Penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.

2. Saluran pernafasan. Penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS mengalami nafas pendek, nafas berhenti sekejap, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal Penyakit Menular Seksual HIV AIDS diduga sebagai TBC.

3. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi Penyakit Menular Seksual HIV AIDS. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah ‘pelvic inflammatory disease (PID)’ dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

4. System Integument (Jaringan kulit). Penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.

5. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada sistem persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.gambar hasil laboratorium pasien HIV

6. Berat badan tubuh. Penderita Penyakit Menular Seksual HIV AIDS mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energi di dalam tubuh seperti yang dikenal sebagai malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.

Pengobatan Penyakit Menular Seksual HIV AIDS
Memang tak sedikit orang yang mengatakan bahwa penyakit HIV AIDS tidak dapat disembuhkan. Padahal, pendapat tersebut untuk sekarang ini sangatlah salah. Sebab, ada pengobatan secara tradisional yang dapat menyembuhkan penyakit HIV AIDS, namanya Pengobatan Tradisional Djamilah Najmuddin.

Mungkin Anda beranggapan bahwa pengobatan tradisional ini bohong, karena masih percaya mitos bahwa HIV AIDS tidak ada obatnya. Untuk membuktikannya silahkan kunjungi situsnya www.djamilah-najmuddin.com pada halaman Bukti Hasil Laboratorium para pasien yang sudah sembuh dari penyakit menular seksual HIV AIDS. Jadi segera obati penyakit HIV AIDS yang sedang dialami oleh siapapun dari Anda, sebelum semuanya menjadi lebih parah.

 

Komentar Tentang Penyakit Menular Seksual HIV AIDS

Belum ada Komentar

Form Untuk Memberi Komentar

 
(tidak akan dipublikasikan)
 
 
Komentar
 
 

Comments links could be nofollow free.

 
 
Artikel Kesehatan Lainnya:close