PASANG IKLAN
(type float)
Pengobatan Tradisional

Mengenal Tanda dan Gejala Sifilis

Tanda dan Gejala SifilisBanyak orang yang tidak mengetahui tanda dan gejala sifilis.  Sehingga, tak jarang banyak yang tidak sadar bahwa mereka sudah tertular penyakit sifilis. Akibatnya, ketika sudah sadar tertular penyakit sifilis, penyakit ini sudah sangat kronis dan susah untuk disembuhkan.

Sifilis merupakan penyakit seksual menular yang disebabkan bakteri Treponema pallidum. Jika tak tertangani dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf, jaringan tubuh dan otak.

Penyakit ini terkadang disebut “The Great Imitator” karena gejala penyakitnya identik dengan penyakit lain. Untuk mengetahui dan membedakan tanda dan gejala sifilis dengan penyakit lainnya, Anda perlu mengetahui dan mendeteksi gejala sifilis, yaitu :

  • Sifilis bisa ditularkan dari orang yang mengidap penyakit ini. Penderita sifilis bisa dideteksi dari luka yang diakibatkan pada alat kelamin eksternal, vagina, anus, atau di dalam rektum. Luka ini juga bisa muncul pada bibir dan mulut. Makanya sangat beresiko berhubungan seks dengan orang yang mengidap penyakit sifilis. Tidak hanya dengan seks vaginal, anal, tapi juga dengan oral seks.
  • Sadarilah bahwa orang yang terinfeksi dengan sifilis tak terlihat ada gejala dalam beberapa tahun. Tetapi luka yang disebabkan oleh penyakit ini bisa sembuh dengan pengobatan. Karena alasan ini, orang yang terinfeksi penyakit ini harus segera disembuhkan agar tidak sengaja menyebarkan ke orang lain.
  • Penyakit sifilis memiliki 3 tahapan, yaitu:

Penyakit Sifilis Tahap Pertama

Tahap pertama dari penyakit sifilis adalah timbulnya tanda dan gejala sifilis yang berupa munculnya sakit disebut chancre (kadang-kadang ada beberapa luka). Luka akan menjadi kecil, keras, melingkar, dan tanpa rasa sakit. Namun ketika mencapai tingkat parah maka akan terasa sakit saat kencing.

Tanpa pengobatan selama 3 sampai 6 minggu dan tidak ditangani dengan baik, maka infeksi bergerak ke tahap kedua.

Penyakit Sifilis Tahap Kedua

Tanda dan gejala sifilis pada tahap ini dimulai dengan sederhana ruam pada telapak tangan dan telapak kaki. Biasanya, bintil-bintil coklat kemerahan ini tidak ada gatal dan hanya terlihat kasar.

Ruam lainnya juga dapat muncul di bagian tubuh lainnya. Ini biasanya terjadi dan tanpa disadari bahwa gejala tersebut adalah sifilis.  Setelah tahap kedua, maka  gejala lain akhirnya muncul dalam tahap ini yang terkadang juga diasumsikan gejalan penyakit lain, seperti flu atau akibat stres.

Tanda dan gejala sifilis ini bisa berupa, kelelahan, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, pembengkakakn kelenjar getah bening, dan rambut rontok.

Penyakit Sifilis Tahap KetigaGambar Mengenal Tanda dan Gejala Sifilis

Tahap ini dimulai ketika gejala tahap satu dan dua sudah menghilang. Infeksi yang tersimpan dalam tubuh tidak menunjukkan gejala penyakit. Tahap ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.

Sekitar 15 persen dari mereka yang tidak diobati akan mengembangkan tahap akhir dari sifilis. Kerusakan pada otak, jantung, mata, hati, tulang, dan sendi dapat terjadi. Kerusakan ini mungkin cukup serius untuk menyebabkan kematian.

Tanda dan gejala sifilis tahap akhir meliputi kesulitan menggerakkan otot, mati rasa, lumpuh, atau kebutaan. Karenanya, langkah yang tepat untuk dilakukan adalah memeriksakan diri ke laboratorium untuk lebih memastikan penyakit yang diderita.

Untuk mengobati penyakit sifilis, bisa dilakukan dengan metode pengobatan tradisional. Seperti yang dilakukan oleh Pengobatan Tradisional Ny. Djamilah Najmuddin. Kesembuhan para pasien penyakit sifilis ini didasarkan pada hasil laboratorium yang dilakukan oleh pasien sendiri. Karena itu, hasilnya bisa dipertanggung jawabkan. Silahkan kunjungi situsnya di www.djamilah-najmuddin.com untuk mengetahui lebih banyak tentang pengobatan ini.

Sumber : posmetrobatam.com

 

Komentar Tentang Mengenal Tanda dan Gejala Sifilis

Belum ada Komentar

Form Untuk Memberi Komentar

 
(tidak akan dipublikasikan)
 
 
Komentar
 
 

Comments links could be nofollow free.

 
 
Artikel Kesehatan Lainnya:close