PASANG IKLAN
(type float)
Pengobatan Tradisional

Cara Pencegahan Sifilis

Pencegahan Sifilis dilakukan untuk menghindari tertularnya penyakit sifilis. Pencegahan sifilis sebagai penyakit menular seksual adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Karena, hampir semua jenis penyakit menular seksual ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman.

Penyakit Sifilis adalah sejenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spirochaeta pallida yang sekarang lazim disebut treponema pallidum. Bakteri ini berbentuk spiral berwarna putih dan lekas mati jika berada diluar tubuh manusia. Penularannya sebagaian besar terjadi melalui hubungan kelamin.

Gejala Penyakit Sifilis

Gejala penyakit Sifilis berlangsung 3-4 minggu, kadang-kadang sampai 13 minggu. Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing-pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal ini.

Selama 2-3 tahun pertama penyakit menular seksual ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sifilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sifilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

Penyakit sifilis mempunyai beberapa stadium infeksi. Setelah terinfeksi dengan sifilis, ada masa inkubasi, yaitu masa sampai sebelum timbulnya gejala luka terbuka yang disebut ”chancre” sekitar 9-90 hari, umumnya rata-rata saat 21 hari sudah terlihat.

Stadium pertama sifilis bisa ada sebuah luka terbuka yang disebut chancre di daerah genital, rektal, atau mulut. Stadium kedua muncul sekitar 1-6 bulan (rata-rata sekitar 6-8 minggu). Stadium laten adalah stadium di mana jika diperiksa dengan tes laboratorium, hasilnya positif, tetapi gejala dan tanda bisa ada ataupun tidak. Karena ternyata penyakit sifilis memiliki berbagai macam stadium jika telah ditular, maka Pencegahan Sifilis perlu dilakukan agar tidak tertular.

Pencegahan Sifilis

Ada beberapa cara pencegahan sifilis, diantaranya adalah:

  • Berhenti melakukan kontak seksual dalam jangka waktu lama
  • Memiliki satu pasangan tetap untuk melakukan hubungan seksual
  • Menghindari Alkohol dan obat-obat terlarang
  • Membicarakan secara terbuka mengenai riwayat penyakit kelamin yang dialami bersama pasangan
  • Biasakan menggunakan kondom bila harus berhubungan seksual dengan orang yang tidak dikenal

Bila Anda sudah tertular penyakit menular seksual sifilis, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter, agar Pencegahan Sifilis tidak menyebar pada keluarga Anda.

Dari berbagai sumber.

 

Komentar Tentang Cara Pencegahan Sifilis

Memberi Komentar »

 
 

Bagus! Hanya ingin menanggapi. Saya benar-benar mencintai posting Anda. Pertahankan pekerjaan besar.

 

makanya broo jangan ska seks uga tu kan jadi kena batunya:::::::::::::::::::::::::::::::::::::

 

knapa hub sex semakin merajalela?

 

Ka mau tanya,
Sahabat saya punya penyakit kaya gitu
Lalu jika saya berpergian dengan dia
Apa saja yang harus saya hindari agar tidak tertular ?
Apa saya tidak harus berdekatan dengan dia atau apa?

 

Salam, tidak jadi soal Anda bepergian dengan dia atau bergandengan tangan asal jangan berhubungan badan dengan dia, itu yang berbahaya. terimakasih sudah berkunjung

 

ngomong2 penyakit sifilis itu timbulnya karena berhubungan seks, klo onani bs jg g? soalnya sy takut sm penyakit beginian

Form Untuk Memberi Komentar

 
(tidak akan dipublikasikan)
 
 
Komentar
 
 

Comments links could be nofollow free.

 
 
Artikel Kesehatan Lainnya:close